Kamis, 04 Juni 2015

Cerita Misteri - Black Nova : Secret Origin Part 2

Untuk membaca cerita dari seri sebelumnya, silahkan klik disini.

Ada yang mengatakan bahwa senjata itu hanya mempermalukan Reich Ketiga. Tetapi sebagian lagi optimis bahwa senjata itu mampu menghancurkan Soviet sampai tak bersisa. Namun aku tidak memilih dua kubu itu. Aku optimis melihat kekuatannya namun untuk dampak yang ditimbulkan, aku pesimis karena senjata itu bisa "menusuk" kembali Jerman dengan mudah.

Krankheit, begitulah cara kami menyebutnya. Seperti pula namanya, senjata itu menembakkan penyakit yang mengerikan. Kami pernah mencobanya pada tahanan Yahudi di kamp konsentrasi yang tak mau aku sebut namanya. Tahanan yahudi itu memang tewas seketika namun kembali bangkit sebagai sesosok monster agresif bermata merah menyala. Kami melempar bom ke arah mereka dan tubuh mereka tumbuh kembali dari kepala. Akhirnya kami menembak kepala mereka sehingga timbul ledakan cahaya besar. Pihak SS telah menutup kamp tersebut dan merahasiakan proyek itu dari publik.

Hitler telah menyuruh kami untuk menghentikan proyek ini. Namun tidak bagi pihak SS. Himmler pernah sekali datang kepadaku dan berkata bahwa kemenangan Jerman tergantung atas senjata ini. Ia menyuruh seorang kapten bertubuh tegap bernama William Huss untuk menguji coba senjata ini di front Stalingrad. Ia setuju.

Sesaat setelah tahun baru 1943, William Huss bersama barisannya pergi ke Stalingrad membawa mesin itu. Berhari-hari kami menunggu kabar. Tiba-tiba datanglah kabar tidak diinginkan. William Huss beserta barisannya dinyatakan hilang dalam tugas.

Aku bersama timku akhirnya angkat tangan. Himmler pun sudah pasrah dan akhirnya proyek ini dibatalkan. Aku beralih profesi sejak saat itu. Dari ketua peneliti menjadi seorang petugas medis di garis depan.

Beberapa tahun kemudian, Jerman telah kalah perang lagi. Adolf Hitler secara resmi dinyatakan tewas bunuh diri meski diriku tak yakin karena Hitler bukanlah tipe orang seperti itu.

Aku digiring sebagai tahanan politik namun pihak Sekutu tak menemukan kesalahanku sehingga akhirnya aku dibebaskan. Proyek itu sepertinya telah dilupakan. Bahkan oleh pihak musuh sekalipun.

25 tahun kemudian, aku saat itu sedang duduk di beranda rumah bersama istriku. Saat itu, aku sudah tinggal di Amerika Serikat, tepatnya di kota Los Angeles. Namun, beberapa polisi datang kemudian. Mereka tak berkata apa-apa dan hanya menyuruh, "ikuti saja!" Aku mengikuti mereka dan naik ke mobil. Mereka membawaku ke dermaga dan menyuruhku menaiki perahu. Mereka membawaku ke sebuah pulau kecil.

Aku terkejut bukan main saat dibawa masuk ke sebuah ruangan. Para petinggi Soviet dan Amerika itu berada dalam satu ruangan. Padahal, secara diplomatik, mereka sedang bermusuhan.

Aku duduk dan seseorang yang mengaku bernama Ulyanov memulai pembicaraan. Namun sebelum ia mempresentasikan sesuatu, ia menyerahkan sebuah surat kabar terkini kepadaku. Tertulis di headline dengan bahasa Rusia yang diterjemahkan olehnya, "Monster Mengerikan Memangsa Seorang Perempuan". Ia kemudian menjelaskan apa yang tertulis di surat kabar itu. Pada tanggal 17 September 1970 di Volgograd. Seorang yang tak diketahui namanya memangsa seorang wanita yang diduga istrinya. Ciri fisiknya bermata merah dan mengerikan. Pihak kepolisian berusaha menghentikanya tetapi ia malah mengamuk sehingga polisi melepaskan tembakan. Namun, tubuhnya tetap utuh kembali setiap peluru yang ditembakkan. Saat ini, pelaku telah menghilang.

Tubuhku serasa beku setelah menyadari bahwa monster yang dibicarakan di surat kabar itu adalah monster yang dihasilkanku bersama timku. Aku menatap Ulyanov. Ia tersenyum. Dia berbicara kepadaku dengan bahasa Jerman. "Monster itu adalah buatan kami. Kami menginjeksi cairan putih dari mesin kalian dulu ke dalam tubuhnya. Ia berlaku agresif setelah itu. Namanya ialah Thomas Kroos. Seorang tentara reguler yang selamat dari mesin pembunuh itu. Mesin itu meledak dan menjadikan mereka menjadi monster. Sampai kini, monster itu masih berada di hutan," ujarnya kepadaku.

Ia kemudian berkata, "Saat ini, Titan von Germania, nama yang kami sebut untuk virus itu telah kami serahkan kepada Amerika Serikat. Kami tak mau menahan virus mengerikan itu lagi di negara kami. Lagipula, para kapitalis ini tertarik dengan virus itu." Ia berdiri diikuti para petinggi Soviet lainnya. Ia kemudian melanjutkan, "Jika kau mau bertanya tentang virus yang kau ciptakan itu, silahkan tanya pada para Amerika ini."

Mereka meninggalkan ruangan dan menyerahkan kepadaku sebuah foto makhluk yang mereka ciptakan itu, Thomas Kroos.

Aku diantar pulang ke rumah. Istriku bertanya ada apa namun aku telah bersumpah untuk tidak membocorkan pertemuan itu sehingga aku hanya menggelengkan kepala. Aku kemudian mendapat informasi bahwa virus itu kini sudah berada di ruang bawah tanah MMR, Military Medical Research.

Aku tak mau membahas itu lagi sehingga bertahun-tahun kulewati dengan ketidak-pedulian akan virus.

Tahun 2015, terjadi gempa mengerikan di Mayertown dan aku menyesalkan tindakan tidak peduliku itu.

Sumber gambar : zombiehunters.org

Tidak ada komentar:

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Jangan Lupa Kalo Memang Suka Like Aja !!!

×

Powered By CLUSM and Skyzone GC

Tentang CLUSM

Blog CLUSM menyediakan informasi terbaik untuk Anda. Ingin lebih dekat dengan CLUSM? Silahkan kirimkan pesan Anda di Facebook CLUSM.
Designed By Blogger Templates